SOSIALISASI “NEW NORMAL PASCA WABAH PMK DAN WASPADA TERHADAP PENYAKIT LSD PADA TERNAK DI DESA LAMPAR, KECAMATAN TAMANSARI, KABUPATEN BOYOLALI”

  

Pandemi COVID-19 membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sektor pertanian. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan program yang sangat penting bagi mahasiswa untuk memberikan bantuan dan solusi bagi masyarakat dalam mengatasi masalah yang mereka hadapi. KKN kelompok 2 Universitas Boyolali menyelenggarakan sosialisasi dengan tema New Normal pasca wabah PMK dan waspada terhadap penyakit LSD pada ternak di Desa Lampar, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali pada hari Sabtu 04 Februari 2023 di posko kelompok 2 atau rumah pak rt 10 karangrejo desa lampar, kegiatan ini diikut oleh para bapak rt 1-10 desa lampar rw 4 serta masyarakat rt 10 karangrejo setempat .

Sosialisasi New Normal ini sangat penting untuk memastikan bahwa masyarakat dapat mengimplementasikan tindakan pencegahan yang tepat untuk meminimalisir penyebaran penyakit, kegiatan sosialisasi ini diisi oleh dosen universitas Boyolali yaitu Purwadi S.Pt., M.Si , dibantu Angela Nitis N S,Pt., M.Si, Aris S.Pt., M.Si, Nurzaini, S.Pt., M.Si dan dibantu oleh mahasiswa KKN Kelompok 2 Universitas Boyolali. Bapak Dosen Purwadi menjelaskan tentang pentingnya dalam hal menjaga pakan ternak, vaksinasi ternak, serta menjaga kesehatan ternak. Mereka juga membahas tentang pentingnya menjaga lingkungan sekitar ternak agar selalu bersih dan sehat.

Sosialisasi ini juga menjelaskan tentang pentingnya waspada terhadap penyakit Penyakit Mukut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skine Disease (LSD) pada ternak. Penyakit ini sangat berbahaya bagi ternak dan dapat menyebar dengan cepat. Gejala utamanya antara lain demam tinggi, muncul vesikel di lidah, mulut, hiding, dan putting susu, keluar air liur berlebihan, nafas cepat, dan tidak nafsu makan. Jika ternak terinfeksi penyakit ini, mereka akan mengalami kesulitan dalam bergerak dan mengalami masalah dalam mencerna makanan.

Bapak Purwadi juga memberikan s

olusi bagaimana masyarakat dapat mencegah penyakit LSD pada ternak. Mereka menyarankan agar masyarakat memastikan bahwa area ternak dalam keadaan bersih, menjaga kebersihan air minum ternak, dan memastikan bahwa pakan yang diberikan bersih dan bebas dari kontaminasi, dan menyarankan imunisasi. Mereka juga menyarankan agar masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ternak dan memastikan bahwa mereka tidak terinfeksi penyakit PMK dan LSD.

Masyarakat juga sangat antusias dalam mengikusi sosialisasi ini karena ada sesi diskusi atau sesi tanya jawab terkait masalah peternakan yang ada di desa tersebut. Bapak Purwadi juga dengan senang hati dapat memberikan saran dan solusi terkait pertanyaan yang diajukan oleh masyarakat yang bertanya.

Diakhir acara para masyarakat diberi hadiah berupa mineral, multivitamin, molases untuk membantu meningatkan nafsu makan ternak dan meningkatkan daya tahan tubuh pada ternak.

 

 

 

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *